Pengembangan Spatial Approach Untuk Provinsi Jawa Timur Yang Sangat Variatif Karakteristik Wilayahnya


Mas'ud Said Institute -  Selama beberapa puluh tahun, Indonesia dan Jawa Timur arah dan strateginya lebih kepada pendekatan sektoral (sectoral approach). Salah satu konsekuensinya terjadi adalah kesenjangan kewilayahan. Terdapat gab atau kesenjangan pembangunan antara pulau Jawa dengan pulau pulau Sumatra, Kalimantan, Papua, Maluku, NTT, NTB dan pulau Sulawesi. Selanjutnya di pulau pulau atau di kota dan kabupaten ada jurang yang menganga. Oleh sebab itu, dibutuhkan pendekatan yang lebih adil yaitu pendekatan kewilayahan. Pendekatan kewilayahan (spatial policy) ialah pendekatan yang mengedepankan karasterisktik geografis dan meletakkan wilayah wilayah secara adil, bahwa setiap wilayah tidak boleh tertinggal terlalu jauh terhadap akses pembangunan, akses infrastruktur, akses perhubungan dan fasilitas publik.  M. Mas'ud Said, memperkenalkan pengembangan spatial approach untuk provinsi Jawa Timur yang sangat  variatif karakteristik wilayahnya. 

Berikut link makalahnya, Strategi Pembangunan Kewilayahan Dan Penanganan Kemiskinan Terintegrasi Di Jawa Timur dan Sinergi Dalam Penyebarluasan (Disemasi) Informasi Publik