MSI Gelar Training untuk Reformasi Birokrasi dan Pembentukan Superteam

pembentukan superteam oleh masud said institute


Malang, (22/03/21), Mas’ud Said Institute (MSI) menggelar “One Day Training” bertajuk Kursus Reformasi Birokrasi dan Pembentukan Super Team Kepala Daerah di Savana Hotel & Convention. Acara ini dihadiri oleh pelbagai pejabat pemerintahan daerah dari berbagai wilayah di Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Abdul Muntholib selaku Direktur Mas’ud Said Institute sangat mengapreasiasi peserta yang hadir dalam acara “In House Training” tersebut. Beliau berharap acara tersebut menjadi sumber ilmu pengetahuan yang dapat digunakan sebagai penguatan dan perbaikan tata kelola keuangan pemerintahan daerah secara berkelanjutan. 

Sementara itu, dalam pemaparannya, Prof. Mas’ud Said selaku Pembina Mas’ud Said Institute sekaligus pemateri pertama menyampaikan bahwa secara umum kunci sukses penyelenggaraan pemerintahan daerah bertumpu kepada empat hal, yaitu kepemimpinan (leadership), tata kelola dan penggunaan keuangan yang baik, inovasi daerah dan pemerintahan daerah, dan program kerja strategis dan kebutuhan dasar masyarakat dan kerja sama yang terukur. 

Baca pula MUI dan Industri Halal di indonesia, Mas’ud Said Mengulas Peluang Industri Halal di Jawa Timur. 

Selaku Kepala Bidang Litbang Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Blitar, Ibu Ani Nursiamah, AP., M.M merepons positif materi kegiatan tersebut. Menurut beliau, pembentukan “Super Team” memang sangat dibutuhkan oleh pemerintah daerah untuk memaksimalkan potensi daerah di berbagi sektor. Dukungan Super Team dari berbagai sektor, mempu menganalisis kondisi kekuatan daerah, termasuk potensi keuangan yang diperoleh dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Begitu pula dengan tanggapan dari Dra. Dyah Lies Tina Purwaty, selaku Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Batu. Menurut beliau, kehadiran “Super Team” memang sesuatu yang tak bias ditawar lagi. Pembentukan Super Team memang harus dilakukan untuk menggalakkan  penyelenggaraan pemerintahan daerah yang lebih baik. 

Baca pula In House Training II; Mencari Jalan Keluar Masalah dan Pintu Masuk Inovasi 

Di sisi lain, Mantan Bupati Kabupaten Banyuwangi, Azwar Anas selaku pemateri kedua dalam acara “In House Training” kali ini juga menyampaikan bahwa transformasi birokrasi membangun sinergi dan kolaborasi sangat dibutuhkan dalam menyelenggarakan pemerintahan daerah. Beliau menilai leadership memang merupakan kunci penting keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Hanya saja dibutuhkan kolaborasi dari semua pihak. Selain itu, inovasi juga tidak kalah penting. Inovasi tersebut dapat dilakukan diantaranya dengan memberikan dukungan penuh kepada perbaikan kualitas pendidikan, kesehatan, dll. Terakhir, juga tidak kalah penting adalah marketing. Pengenalan potensi yang dikandung masing-masing daerah sangat perlu dilakukan sehingga diketahui oleh masyarakat luas.

pembentukan masud said institute dari luar kelembagaan negara

Kegiatan ini terakhir diisi oleh Dhedhy Styawan, Tenaga Ahli DPR RI. Dalam penyampaiannya, lelaki kelahiran Jepara ini menganjurkan ‘Super Team” yang dibentuk oleh pemerintah daerah harus terdiri dari unsur yang heterogen. Sehingga dengan begitu dapat memudahkan akses komunikasi dan koordinasi secara vertikal atau pun secara horizontal. Sebagai penutup, Direktur MSI berharap kegiatan tersebut dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama kolaborasi yang terukur. (ZMt/AL/MSI)