Tim MSI Dorong Realokasi dan Refocusing Keuangan Daerah

Tim Mas'ud Said Institute turut mendorong Realokasi dan Refocusing Keuangan Daerah. Dorongan ini diadakan dalam bentuk Webinar dengan tema “Menata Perubahan Anggaran Keuangan Pasca Pandemi” yang diselenggarakan oleh Mas’ud Said Institute. Tema webinar kali ini masih behubungan dengan tema sebelumnya pada Webinar pertama pada 1 Juli 2020 lalu.

walikota malang bersama masud said institute
Wali Kota Malang saat menjadi Narasumber

Webinar dimulai tepat pukul 09.00 dipandu Zainal Musthofa, SE, anggota senior Mas’ud Said Institute.
Turut hadir Walikota Malang, Drs. H. Sutiaji, yang memberikan keynote speech “Menyiapkan Layar Mengarungi Ombak Ekonomi dan Keuangan Pasca Pandemi”. Disampaikan bahwa terjadi penurunan pendapatan dari pajak daerah sebesar lebih dari 50% selama masa pandemi. Selain itu Kota Malang juga mengalokasikan anggaran kedalam 3 prioritas, yakni penanganan kesehatan, jaring pengaman sosial, dan belanja tak terduga. 

Prioritas ini diimplementasikan pada beberapa program, semisal Malber (Malang Berbagi) dan Malherb (Malang Herbal). Alumni UIN Malang tersebut menyampaikan bahwa kolaborasi menjadi mutlak hukumnya agar pemulihan ekonomi pasca pandemi dapat berjalan dengan cepat dan tepat sesuai dengan yang diharapkan.

Prof. Fajri Ananda Ph.D mulai memaparkan materi

Prof. Candra Fajri Ananda, Ph.D menjadi narasumber pertama dengan paparannya yang berjudul, “APBD di Era Pandemi (Malang Raya)”, Prof. Candra menyampaikan bahwa menaikkan pajak di tengah pandemi tidaklah baik. “Tidak elok untuk menaikkan pajak, sehingga langkah yang dapat diambil adalah intensifikasi pajak”. 

Selain itu, Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya tersebut menggambarkan kondisi pandemi dan arah penangan covid-19 di daerah. Penanganan covid-19 di daerah diarahkan pada kesehatan, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), perlindungan sosial, dunia usaha dan pemerintahan daerah yang kemudian difokuskan kedalam kebijakan-kebijakan pemulihan ekonomi, sinergi TKDD dan K/L dalam Human Capital development, serta peningkatan belanja infrastruktur daerah.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Purnama Dhedhy Styawan, S.E, M.E. Tenaga Ahli Dewan Perwakilan Rakyat, DPR RI tersebut menyampaikan materi berjudul “Menata Perubahan Anggaran Pasca Pandemi: Menyoal Implikasinya bagi Pengelolaan Keuangan Daerah”.

Materi terakhir, “Potensi dan Target (Pajak, Retribusi, serta PAD lain-lain yang Sah)” disampaikan oleh Cahyo Teguh Y S.Sos, MSi  yang mewakili Ketua Badan Pendapatan Daerah Kota Malang.

Webinar diselenggarakan melalui telekonferensi zoom dan live streaming malalui kanal Youtube Mas’ud Said Institute. Rencananya, webinar akan diselenggarakan secara rutin setiap 2 minggu sekali. (NAD/AL/MSI)
Zainal Mustofa, SE. anggota senior Masud Said Institute yang memandu acara hingga berakhir